Talkshow Healthy Life bersama dr. Novi Anggriyani, Sp.JP(K), FIHA, FICA : Mengenal Gejala dan Terapi Varises

Septian Yudo Pradana
Posted in Pengabdian Masyarakat, Slider

Varises merupakan pembengkakan dan juga pelebaran pembuluh darah vena. Varises dapat disebabkan karena adanya penumpukan darah yang terjadi di pembuluh darah sehingga pembuluh darah mengalami pelebaran.

Pada hari kamis, 25 Agustus 2022 PKRS RSND mengadakan Talkshow Healthy Life dengan bahasan tentang gejala dan terapi varises yang dinarasumberi oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Konsultan Vaskuler), dr. Novi Anggriyani, Sp.JP (K). FIHA, FICA. Menurut penjelasan dr. Novi, varises tidak hanya ketika terdapat benjolan biru. Tetapi gejala varises dapat berupa bengkaknya kaki, muncul borok (luka) yang tidak kunjung sembuh. Faktor risiko varises biasanya yaitu profesi yang menuntut untuk banyak berdiri atau banyak duduk seperti guru yang terlalu banyak berdiri, penjahit yang terlalu banyak duduk.

“Varises bisa muncul karena faktor genetik. Faktor risiko varises pada wanita biasanya adalah kehamilan dan melahirkan, sedangkan pada lelaki adalah yang sering mengangkat beban/ benda berat. Faktor risiko lainnya adalah tinggi badan, semakin tinggi badan seseorang semakin berisiko terkena varises, karena pengaruh gravitasi”,  tambahnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa varises dapat disembuhkan. Sebelumnya terapi varises menggunakan pembedahan yang sulit dan banyak komplikasinya. Kini terapi varises berkembang pesat, dalam 10 tahun terakhir ini salah satunya dengan cara laser (Endovenous Laser Ablation), dimana dengan terapi laser ini, penderita varises tidak perlu dilakukan tindakan bedah dan risiko kekambuhan pasca EVLA yang kecil sekitar 2%. Baik USG Vaskuler untuk diagnostik dan EVLA untuk terapetik, merupakah prosedur yang ditanggung asuransi baik swasta, maupun BPJS.

Penyakit varises lebih banyak terjadi kepada wanita daripada lelaki. Dikarenakan kehamilan dan melahirkan merupakan faktor risiko dari varises. Selain itu, obesitas dan sedentary lifestyle juga merupakan salah satu faktor risiko terjadinya varises.

“Gejala varises antara lain bengkak, gatal, kaki terasa berat, kaki sering kram di daerah betis dan telapak kaki. Penderita varises cukup bervariasi, akan tetapi memang semakin tua seseorang semakin berisiko terkena varises (wear and tear phenomenon).. Sebagai pelengkap dan juga bisa untuk pencegahan, terdapat compression stocking yang dapat melancarkan aliran darah  kembali ke jantung. Compression stocking cukup membantu penderita varises dalam mengurangi rasa sakitnya. Akan tetapi, pemaikan Compression stocking harus diarahankan terlebih dahulu bagaimana cara pemakaian, pengukuran, serta cara mencucinya,.” dr. Novi menambahkan.

Varises dapat menyebabkan komplikasi seperti munculnya borok (ulkus) dan jendalan darah di dalam vena (deep veins thrombosis/ DVT)

Pesan dari dr. Novi, bila memiliki keluhan, jangan segan/ takut untuk memeriksakan diri ke dokter. Bila ada keluhan varises seperti kaki bengkak/ gatal yang tak kunjung sembuh/ muncul perubahan warna kulit (menghitam)/ sering kram/ terasa berat, segeralah memeriksakan diri anda ke dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (SpJP), untuk konsultasi dan dilakukan pemeriksaan USG vaskuler (pembuluh darah) untuk mendiagnosis varises.

Terimakasih

UJIAN OSCE LOKAL PPDS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH UNIVERSITAS DIPONEGORO 2022

Septian Yudo Pradana
Posted in Kegiatan Ilmiah

OSCE Nasional Jantung dan Pembuluh Darah merupakan salah satu parameter standar kualitas pendidikan dan pengajaran serta dapat mengukur kualitas profesionalisme diri atas apa yang telah didapatkannya selama proses pendidikan. OSCE Nasional Jantung dan Pembuluh Darah ini akan menjadikan suatu pola kebiasaan yang menjadikan sikap dan perilaku yang profesional berdasarkan Standar Kompetensi Dokter Indonesia.

Metode pelaksanaan OSCE Lokal PPDS Jantung dan Pembuluh Darah merupakan suatu metode untuk menguji kompetensi klinik secara obyektif dan terstruktur dalam bentuk putaran station dengan waktu tertentu. Objektif karena semua mahasiswa diuji dengan ujian yang sama. Terstruktur karena diuji ketrampilan klinik tertentu dengan menggunakan lembar penilaian tertentu dengan menggunakan sistem komputer atau biasa yang disebut CBS (Computerized-based Skoring).

OSCE Lokal PPDS Jantung dan Pembuluh Darah merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas sistem ujian pada pendidikan profesi dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Indonesia sehingga tercapai peningkatan kualitas dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, standarisasi kualitas dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dan peningkatan kualitas assesment sesuai dengan Standar Kompetensi Profesi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Indonesia.

OSCE Lokal PPDS Jantung dan Pembuluh Darah dilakukan selama 1 (satu) hari pada Sabtu, 6 Agustus 2022 dengan jumlah peserta 10  kandidat, seluruh kandidat dari PPDS I Jantung dan Pembuluh Darah FK UNDIP, satu hari pelaksanaan dalam satu sesi yaitu pagi hari.

Kuliah Tamu “His Bundle Pacing” oleh Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), FIHA

Septian Yudo Pradana
Posted in Kegiatan Ilmiah, Slider

Program Studi Jantung dan Pembuluh Darah FK Universitas Diponegoro pada hari Jumat, 24 Juni 2022 melakukan kegiatan ilmiah berupa Kuliah Tamu dengan tema “His Bundle Pacing”. Kuliah tamu kali ini mengundang guru besar aritmia Indonesia, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), FIHA. Kuliah kali ini dihadiri oleh Direktur Pelayanan Medis RSUP Dr. Kariadi Semarang, dr. Agoes Oerip Poerwoko, Sp.OG(K), MARS; Ketua KSM Jantung dan Pembuluh Darah RSUP Dr. Kariadi Semarang, dr. Susi Herminingsih, SpJP(K), FIHA, FAsCC; Ketua Bagian Jantung dan Pembuluh Darah FK UNDIP, dr. Ilham Uddin, SpJP(K), FIHA, FAsCC; KPS Jantung dan Pembuluh Darah FK UNDIP, dr. Pipin Ardhianto, SpJP(K), FIHA; dan seluruh staf Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK UNDIP, beserta residen Jantung dan Pembuluh Darah FK UNDIP.

Setelah kegiatan kuliah selesai, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP(K), FIHA melakukan tindakan His Bundle Pacing di Ruang Diagnostik Invasif RSUP Dr. Kariadi Semarang. Tindakan ini merupakan tindakan pertama di Jawa Tengah. Sungguh kehormatan yang luar biasa RSUP Dr. Kariadi dan FK UNDIP mendapat kesempatan yang sangat baik tersebut. Semoga kegiatan kegiatan seperti ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman bagi seluruh peserta PPDS dan staf Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK UNDIP dalam melakukan pelayanan prima terhadap masyarakat.

 

10th Pediatric Cardiology Update : 1st Winner Best Case Report, dr. Arjatya Pramadita Mangkoesoebroto

Septian Yudo Pradana
Posted in Slider

Pada tanggal 20-22 Mei 2022, IDAI melalui Unit Kerja Koordinasi Kardiologi Anak mengadakan 10th Pediatric Cardiology Update yang diselenggarakan di Kota Malang. Acara kali ini diikuti pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya, baik nasional maupun internasional. Kompetisi-kompetisi ilmiah turut serta memeriahkan acara tahunan tersebut. Salah satunya adalah Case Report.

Pada kesempatan kali ini, PPDS Kardiologi Undip yang diwakili oleh dr. Arjatya Pramadita Makoesoebroto dan dr. Valentino Rangga Pradipta serta PPDS Ilmu Kesehatan Anak yang diwakili dr. Fitri Amalia bekerja sama menyusun sebuah case report mengenai Atrial Septal Stenting yang sangat jarang dilakukan di Indonesia mengingat prosedur yang sulit dan risiko tinggi. Namun berkat bimbingan dan arahan dr. Agus Priyatno, Sp.A(K), prosedur ini dapat dilakukan dengan sukses. Pada kompetisi case report 10th Pediatric Cardiology Update berhasil menyabet Juara I Best Case Report. Selamat dan sukses !

PENGABDIAN MASYARAKAT : BANTUAN HIDUP DASAR BAGI TENAGA PENDIDIKAN UNIVERSITAS DIPONEGORO

Septian Yudo Pradana
Posted in Pengabdian Masyarakat, Slider

Pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) atau Basic Life Support (BLS) merupakan suatu hal yang penting di suatu institusi dan di komunitas. BLS merupakan suatu tindakan dasar untuk memulihkan kembali dan mempertahankan fungsi jantung paru dari suatu kondisi yang sebelumnya mengalami suatu keadaan yang gawat dan mematikan. Sayangnya, masyarakat umum masih berpola pikir bahwa pelatihan terhadap keterampilan (skill) BHD ini adalah mutlak hanya milik tenaga kesehatan (dokter dan paramedis). Padahal kemampuan dan pengetahuan ini diperlukan bagi seluruh tenaga medis, paramedis, bahkan untuk orang awam sekalipun. Suatu institusi selayaknya mengadakan pelatihan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan BHD ini, serta diberikan penyegaran secara berkala setelah periode tertentu.

Pada tanggal 4 Juni 2022, Program Studi Jantung dan Pembuluh Darah FK UNDIP mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pelatihan BHD ini diselenggarakan dari, oleh civitas akademika Undip, yaitu Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip, dan untuk civitas akademika Undip, yaitu TENDIK Undip. Visi kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai tenaga kependidikan (TENDIK) Universitas Diponegoro dalam melakukan bantuan hidup dasar (BHD).  Tujuan kegiatan ini antara lain :

  1. Menyediakan wadah untuk menyebarkan pengetahuan dan keterampilan (skill) BHD ke TENDIK Undip, untuk selanjutnya dapat ditularkan pada staf/pegawai lain di area kerja masing-masing
  2. Mengantisipasi atau menurunkan angka kematian akibat henti napas dan/atau henti jantung di area Universitas Diponegoro
  3. Mampu melakukan BHD secara cepat, tepat, efektif, dan efisien.

Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu secara daring (online) yang terdiri dari beberapa pertemuan dan secara tatap muka (offline / hands-on) di ruang Treatikal Gd B FK Undip yang juga terbagi atas beberapa kelompok. Satu kelompok pertemuan tatap muka (praktik offline / hands-on) akan dibatasi maksimal 20 orang peserta. Kegiatan yang dilaksanakan terdiri dari rangkaian aktivitas, yaitu:

  1. Pendaftaran Peserta pelatihan
  2. Teori secara hybrid: Sabtu, 4 Juni 2022 di Hall Gedung Kewirausahaan FEB
  3. Acara Praktik / Hands-on = 5, 11, 12, 18, 19 Juni 2022
  4. Penutupan (di akhir seri / sesi terakhir Pelatihan BHD)

Semoga dengan adanya kegiatan ini, para tenaga pendidikan di lingkungan Universitas Diponegoro dapat menjadi First Responden Medik untuk Kegawatdaruratan Kardiovaskular.

ALD Monitoring dan Evaluasi (Surveilans) Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK UNDIP 2022

Septian Yudo Pradana
Posted in Kegiatan, Slider

Pada hari Rabu, 25 Mei 2022, Prodi Jantung dan Pembuluh Darah melakukan kegiatan Assessment Lapangan Daring (ALD) Monitoring dan Evaluasi rutin. Pada ALD kali ini dihadiri oleh Ketua Departemen Kedokteran Spesialis dr. Dwi Ngestiningsih, Sp.PD-KGer, Ketua Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler dr. Ilham Uddin, SpJP(K), Ketua Program Studi Jantung dan Pembuluh Darah dr. Pipin Ardhianto, SpJP(K), Ketua KSM Jantung dan Pembuluh Darah RSUP Dr. Kariadi dr. Susi Herminingsih, SpJP(K). Acara tersebut dipimpin oleh asesor dari LAM-PTKes, Dr. dr. Deddy Nur Wachid Achadiono, M.Kes, SpPD-KR. Acara yang dilakukan secara daring (online) ini berlangsung khidmat dan berjalan dengan lancar.

Selamat Idul Fitri 1443 H

Septian Yudo Pradana
Posted in Slider

Dengan segala kerendahan hati, kami Keluarga Besar Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK UNDIP/RSUP Dr. Kariadi

mengucapkan

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Minal Aidin wal Faidzin

Mohon Maaf Lahir dan Batin